Monday, April 23

Pembidangan Komunikasi

                      Bidang Komunikasi

 

rojanews, ahad 04 Maret 2018 – Bidang yang dimaksud adalah bidang kehidupan manusia, bahwa kehidupan manusia terdapat perbedaan yang khas, dan kekhasan inilah yang menentukan proses komuniksi manusia. Berdasarkan kekhasan  melahirkan bidang-bidangkomunikasi yang mencakup beberapa jenis komunikasi berikut;

  1. Komunikasi Sosial (Social Communication)
  2. Komunikasi Organisasi(Organizational/Management Communication)
  3. Komunikasi Bisnis(Business Communication)
  4. Komunikasi Politik(Political Communication)
  5. Komunikasi Internasional(International Communication)
  6. Komunikasi Antarbudaya(Intercultural Communication)
  7. Komunikasi Pembangunan(Development Communication)
  8. Komunikasi Tradisional(Traditional Communication)
  9. Komunikasi keluarga (Family Communication)
  10. Komunikasi kesehatan (Health Communication)
  11. Komunikasi Sosial

Komunikasi sosial diartikan sebagai suatu proses interaksi dimana seseorang atau suatu lembaga menyampaikan amanat kepada pihak lain agar pihak lain dapat menangkap maksud yang dikehendaki penyampainya baik secara verbal maupun nonverbal.

Komunikasi sosial mengisyaratkan pada kita bahwa komunikasi itu sangat penting terutama untuk membangun konsep diri, demi kelangsungan hidup, aktualisasi diri, memperoleh kebahagiaan, serta terhindar dari tekanan dan ketergantungan.

Untuk mewujudkan hal tersebut yang harus dilakukan adalah melalui komunikasi yang menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Melalui komunikasi sosial kita bisa bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga, sekolah, kelompok masyarakat, desa, kota, negara) untuk mencapai tujuan bersama.

 

  1. Komunikasi Organisasional/Manajemen

Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hirarki antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan kerja. Informasi memegang peranan penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang berdampak pada kemajuan dan perkembangan organisasi.

Tujuan utama komunikasi dalam lingkup organisasi adalah memajukan dan mengembangkan organisasi yang ditafsirkan sebagai upayayangdilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen.

Pengelolaan informasi akan berjalan lancar jika dilakukan melalui kegiatan-kegiatan komunikasi yang efektif baik secara lisan maupun tertulis, menggunakan media atau tanpa media sekalipun. Komunikasi didalam organisasi meliputi komunikasi vertikal, horizontal, diagonal.

Komunikasi Vertikal.

Komunikasi vertikal adalah bentuk komunikasi tegak lurus keatas maupun kebawah yakni komunikasi antara atasan dengan bawahan atau sebaliknya.Bentuk komunikasi kebawah (atasan kepada bawahan) secara lisan dapat berupa percakapan, rapat, ceramah, pidato. Secara tertulis menggunakan memo, tulisan, surat  perintah maupun pengumuman. Sedangkan komunikasi keatas (bawahan kepada atasan) dilakukan secara lisan atau tertulis berupa usulan, laporan, permintaan, dll.

KomunikasiHorizontal.

Komunikasi horizontal adalah bentuk komunikasi secara menyamping atau mendatar antara orang-orang yang sama jabatannya dalam kelompok yang sama. Komunikasi ini berfungsi untuk melancarkan kordinasi kerja.

Komunikasi Diagonal.

Komunikasi diagonal merupakan komunikasi yang memotong rantai perintah organisasi dan dilakukan oleh petugas dari bagian yang berbeda dan tingkat yang berbeda pula.Misalnya antara kepala bagian gudang yang berada dibawah manajer berkomunikasi dengan manajer personalia.

 

  1. Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi di berbagai kegiatan internal organisasi bisnis. Seperti komunikasi pada umumnya, dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan yang disampaikan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga bersifat persuasif.

Selain itu, komunikasi bisnis juga berperan dalam pembentukan pendapat umum dan sikap publik khususnya dalam membangun citra perusahaan.

 

  1. Komunikasi Politik

Komunikasi politik dalam arti sempit adalah setiap bentuk penyampaian pesan, baik dalam bentuk lambang-lambang maupun kata-kata tertulis dan terucap, ataupun dalam bentuk isyarat yang mempengaruhi kedudukan seseorang yang ada dalam suatu kekuasaan tertentu.

Dalam arti luas, komunikasi politik adalah setiap jenis penyampaian pesan, khususnya bermuatan informasi politik dari suatu sumber kepada sejumlah penerima pesan.Komunikasi politik melibatkan pesan-pesan politik dan aktor-aktor politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan dan kebijakan pemerintah.

Jadi pengertian komunikasi politik dapat dirumuskan sebagai suatu proses pemindahan lambang-lambang atau simbol komunikasi yang berisi pesan-pesan poitik dari seseorang atau kelompok pada orang lain dengan tujuan membuka wawasan atau cara berfikir, serta mempengaruhi sikap dan tingkah laku kahalayak menjadi target politik.

 

  1. Komunikasi Internasional

Komunikasi internasional merupakan komunikasi yang dilakukan antara komunikator yang mewakili suatu negara untuk menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan berbagai kepentingan negaranya kepada komunikan yang mewakili negara lain dengan tujuan untuk memperoleh dukungan yang lebih luas.

Kegiatan komunikasi internasional bisa berlangsung antara people to people ataupun goverment to goverment.Unit primer yang diamati dalam komunikasi internasional adalah interaksi antara dua negara atau lebih yang berbeda latar belakang budaya.

 

  1. Komunikasi Antarbudaya

Menurut Stewart L. Tubbs, komunikasi antar budaya adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda budaya. Kebudayaan adalah cara hidup yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang serta berlangsung dari generasi kegenerasi.

Pertumbuhan komunikasi antarbudaya dalam dunia bisnsis memiliki tempat yang utama, terutama perusahaan-perusahaan yang melakukan ekpansi pasar keluar negaranya yang memiliki aneka ragam budaya.

Selain itu, makin banyaknya orang bepergian ke luar negeri dengan beragam kepentingan mulia dari melakukan perjalanan bisnis, liburan, mengikuti pendidikan lanjutan, baik yang sifatnya sementara maupun dengan tujuan untuk menetap selamanya.

 

  1. Komunikasi Pembangunan

Secara sederhana pembangunan adalah perubahan yang berguna menuju suatu sistem sosial dan ekonomi yang diputuskan  sebagai suatu kehendak dari suatu bangsa, dan komunikasi merupakan dasar dari perubahan sosial. Perubahan yang dikehendaki dalam pembangunan tentunya perubahan yang lebih baik atau lebih maju dari sebelumnya.

Dalam arti luas, komunikasi pembangunan meliputi peran dan fungsi komunikasi sebagai suatu aktivitas pertukaran pesan secara timbal balik diantara masyarakat dengan pemerintah, dimulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan.

Sedangkan dalam arti terbatas, komunikasi pembangunan merupakan segala upaya dan cara serta teknik penyampaian gagasan dan keterampilan pembangunan yang berasal dari pihak yang memprakarsai pembangunan dan diwujudkan pada masyarakat yang menjadi sasaran dapat memahami, menerima dan berpartisipasi dalam pembangunan.

 

  1. Komunikasi Tradisional

Secara umum komunikasi tradisional adalah proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain dengan menggunakan media tradisional yang sudah lama digunakan di suatu tempat sebelum kebudayaan tersentuh oleh teknologi modern.

Pada masa lalu komunikasi tersebut merupakan bagian dari tradisi, peraturanm upacara keagamaan, hal-hal tabu, dan lain sebagainya, yang berlaku pada masyarakat tertentu.Namun seiring perkembangan teknologi, komunikasi tradisional mulai luntur dan jarang digunakan.

Media komunikasi tradisional yang digunakan untuk menyampaikan pesan antara lain sebagai berikut:

Kentongan

Kulkul

Wayang

Cerita rakyat

Sendratari

Upacara rakyat

Bedug

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prospek Kerja Terbaik Lulusan Ilmu Komunikasi

 

Kita tidak bisa untuk tidak berkomunikasi. Segala hal yang kita lakukan, dalam tujuan apapun, tentu memerlukan proses komunikasi. Proses menyampaikan pesan dari komunikator (penyampai pesan) kepada komunikan (penerima pesan) melalui suatu media atau cara hingga akhirnya menimbulkan suatu efek atau timbal balik, mungkin terlihat begitu sederhana. Namun, apa sih yang sebenarnya dipelajari di dunia komunikasi ini?

Seiring dengan berkembangnya zaman, waktu dan teknologi yang kian pesat, tentu segala unsur hidup kita menerima banyak pengaruh dari hal-hal baru yang tentu mempengaruhi cara kita berkomunikasi. Cara berkomunikasi manusia jaman purba, jaman 90-an, dan saat ini, tentu berbeda-beda.Dengan menjunjung tinggi modernitas, studi Ilmu Komunikasi terus menjadi bidang ilmu yang kritis untuk selalu menyajikan strategi yang tepat untuk menyampaikan suatu pesan, tergantung pada konteksnya, unsurnya, hingga isi pesannya.
Seperti yang diketahui, studi Ilmu Komunikasi memiliki cabang yang cukup banyak.Broadcasting, Jurnalistik, Public Relations, Advertising, Manajemen Media, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Massa, Komunikasi Bisnis, dan masih banyak lagi. Biasanya, bila kita memilih salah satu dari cabang Ilmu Komunikasi tersebut, kita juga paham akan cabang-cabangnya yang lain. Namun, pada cabang Ilmu Komunikasi yang dipilih itulah kita akan menjadi ahli di dalamnya.

Lantas, apa sajaprospek kerja lulusan Ilmu Komunikasi?

1. Broadcaster / Tenaga di dunia penyiaran

Menjadi produser, sutradara, reporter, copy writer dll.yang terlibat dalam dunia penyiaran, adalah salah satu prospek kerja yang paling empuk dari dunia Ilmu Komunikasi. Seperti yang diketahui, bahwa dunia penyiaran pada dasarnya ialah proses menyampaikan suatu pesan melalui media massa seperti televisi, radio ataupun surat kabar kepada masyarakat. Nah, dalam proses penyampaian pesan itulah lulusan Ilmu Komunikasi dituntut untuk dapat menentukan strategi agar pesan yang disampaikan mudah diterima oleh masyarakat sesuai dengan segmentasinya. Bidang kerja broadcasting biasanya ditempatkan di stasiun televisi, radio, ataupun kantor-kantor surat kabar, tabloid maupun majalah.

  1. Jurnalis

Jurnalistik adalah bagian dari Ilmu Komunikasi.Studinya yang mempelajari bagaimana mengemas suatu berita menjadi sebaik mungkin untuk dapat disebarkan ke masyarakat luas, merupakan salah satu bentuk bagaimana seseorang dapat menyampaikan pesan secara efektif melalui suatu media.Dalam dunia Ilmu Komunikasi, jurnalistik merupakan mata kuliah wajib yang harus dipelajari.Kemampuan menulis, peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya, serta kemampuan menyampaikan dan memilih memilah mana berita yang layak untuk disebarkan dan mana yang tidak layak disebarkan, menjadi beberapa hal yang bisa diperoleh dari mempelajari jurnalistik.Jurnalistik memang ilmu yang dapat dipelajari oleh siapapun, tidak harus lulusan Ilmu Komunikasi.Namun, lulusan Ilmu Komunikasi tentu memiliki kemampuan yang lebih dalam dunia jurnalistik ini. Bidang kerja dari seorang jurnalis antara lain menjadi reporter, news anchor (penyiar berita), news dubber, wartawan media massa, baik di televisi, radio ataupun surat kabar cetak.

  1. Announcer dan presenter

Kemampuan menyampaikan pesan dengan baik dan dapat menarik perhatian khalayak, tentu menjadi bagian yang dipelajari oleh lulusan Ilmu Komunikasi. Kemampuan tersebut pun sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang announcer atau penyiar radio, hingga menjadi seorang presenter di televisi, baik untuk acara olahraga, berita resmi, gossip, dll.Lulusan Ilmu Komunikasi selalu dituntut untuk pandai berbicara dengan efektif dalam menyampaikan maksud dan tujuannya.Hal tersebutlah yang menjadikan posisi penyiar atau presenter menjadi sasaran yang tepat sebagai prospek kerja lulusan Ilmu Komunikasi.

  1. Master of Ceremony (MC)

Bila announcer dan presenter hanya tertuju dalam sebuah media massa saja, maka pekerjaan sebagai MC pun bisa diposisikan dalam berbagai perhelatan event. Menjadi MC tentu membutuhkan kualitas gaya bicara yang baik, pandai menempatkan diri, dan mampu membawa acara menjadi sesuai harapan. Unsur-unsur komunikasi tentu terdapat di dalamnya.Meskipun bisa dipelajari secara otodidak, namun lulusan Ilmu Komunikasi tentu memiliki keahlian menjadi MC yang dipelajari dalam studinya.

  1. Public Relations Officer atau Hubungan Masyarakat

Mewakili perusahaan dalam setiap waktu, menjaga nama baik perusahaan serta mewujudkan hubungan yang harmonis pada seluruh klien perusahaan, menjadi tugas besar dari seorang Public Relations atau humas.Profesi Public Relations juga menjadi prospek kerja yang sangat menjanjikan bagi lulusan Ilmu Komunikasi.Seorang Public Relations harus selalu memutar otaknya untuk menyampaikan pesan-pesan perusahaan kepada masyarakat agar perusahaan yang dikelolanya senantiasa memiliki reputasi yang baik.Menantang, bukan?

  1. Event Organizer

Merancang perhelatan event yang besar, mengemas sebuah acara sesuai dengan konsep pesan yang ingin disampaikan, hingga mengatur acar sedemikian rupa agar meninggalkan kesan dan reputasi yang baik, adalah beberapa wujud tujuan dari strategi seorang event organizer. Melalui sebuah event, sebuah tim event organizer diharapkan mampu menyampaikan sebuah pesan atau makna tertentu dan mewujudkan good reputation dari si penyelenggara. Disitulah tantangannya.Menjadi event organizer ini sangat asyik, lho.Seperti bekerja sambil bermain.Penghasilannya pun bisa terbilang cukup fantastis.Tertarik?

  1. Praktisi periklanan / Advertising

Iklan! Ya, terdengar sepele, namun mempengaruhi kita, kan? Salah satu dalang dan tangan- tangan kreatif di balik berbagai iklan yang bertebaran di berbagai media ini adalah lulusan Ilmu Komunikasi, lho.Mereka berusaha mempengaruhi publik dengan pesan-pesan produk barang ataupun jasa yang ingin disampaikan, melalui pesan dan media yang unik serta kreatif agar siapapun yang melihatnya tergugah untuk membeli, menggunakan atau mempercayainya. Proses penyampaian pesan yang menarik, kan! Dalam iklan, semakin menarik dan membuat penasaran, maka semakin sukses dan efektif pula iklan tersebut. Prospek kerja dalam dunia advertising bagi lulusan Ilmu Komunikasi, antara lain sebagai project leader advertising, copy writer, camera person, media planner, dll.

  1. Marketing Communications

Lulusan Ilmu Komunikasi juga bisa menjadi orang yang duduk manis di kantor, menyusun dan merancang strategi-strategi komunikasi pemasaran yang tepat bagi perusahaan. Ya, menjadi marketing communications tidak semata-mata mengedepankan unsure pemasaran dari ilmu bisnis saja. Lulusan Ilmu Komunikasi diharapkan dapat mejadikan pemasaran menjadi lebih efektif dan menarik, salah satunya dengan menyusun strategi komunikasi yang tepat dilihat dari segmentasinya, bagaimana pesannya, apa medianya dan mau seperti apa tujuan yang diharapkan. Hal ini tentu menantang bagi siapapun yang menjalaninya.

Itulah 8 prospek kerja terbaik bagi lulusan Ilmu Komunikasi.Sesuaikah dengan minat anda?

===================================================================

Selamat datang di dunia nyata untuk Lulusan Ilmu Komunikasi. Apakah kamu sudah menentukan langkah apa yang akan kamu ambil?  Ada info menarik banget buat kamu lulusan Ilmu Komunikasi, bahwasannya kamu memiliki kesempatan besar untuk melanjutkan studi di luar negeri baik itu S2, S3, atau postdoc.

Jika kamu memutuskan untuk kuliah ke luar negeri dan memperdalam Ilmu Komunikasi kamu, maka yang kamu butuhkan paling utama adalah bukti penguasaan bahasa asing yang bisa dilihat dengan sertifikat TOEFL. Buat kamu yang sudah menguasai bahasa asing tinggal memperdalam lagi, dan buat yang belum menguasai maka kamu bisa mempelajarinya sekarang juga.

http://www.berkuliah.com/2014/07/8-prospek-kerja-terbaik-lulusan-ilmu.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *