Thursday, August 16Berita terkini

Strategi Komunikasi

 

STRATEGI KOMUNIKASI

 

rojanews, ahad 04 Maret 2018 – Pengertian strategi komunikasi. Strategi komunikasi pada hakikatnya adalah perencanaan (planning) dan manajemen (management) untuk mencapai suatu tujuan. Strategi komunikasi merupakan paduan dari perencanaan komunikasi dan manajemen komunikasi untuk mencapai suatu tujuan (Effendy,2003:301).

 

Strategi komunikasi harus didukung oleh teori, karena teori merupakan pengetahuan berdasarkan pengalaman (empiris) yang sudah teruji kebenarannya.

Komponen Staregi Komunikasi

Cara yang terbaik untuk menerangkan kegiatan strategi komunikasi adalah menjawab pertanyaan Harold D. Lasswell, yaitu: Who says what which channel to whom whith what effect ?

  1. Who (siapa komunikatornya) ?
  2. Says what (pesan apa yang dikatakannya) ?
  3. Which channel (media apa yang digunakan) ?
  4. to whom (siapa komunikannya) ?
  5. Whith what effect (dampak apa yang diharapkan) ?

Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Komunikasi

Menyusun strategi komunikasi harus mempertimbangkan faator-faktor pendukung dan penghambat komponen komunikasi sbb:

  1. Mengenalisa saran komunikasi
  2. Menyesuaikan situasi dan kondisi
  3. Memilih media komunikasi
  4. Mengkaji tujuan komunikasi
  5. Peranan komunikator dalam komunikasi
  6. Dayatarik sumber
  7. Kredibilitas sumber

Ada empat faktor yang harus diperhatikan dalam menyusun strategikomunikasi yaitu:

Khalayak itu aktif, sehingga antara komunikator dan komunikan dapat terjadi saling mempengaruhi.

Pesan harus ditentukan tema dan materinya, karena isi pesan dapat membangkitkan perhatian khalayak

  • Menurut cara pelaksanaannya, yaitu: metode redundancy (repetition) yakni cara menyampaikan pesan dengan berulang-ulang, dan metode canalizing yakni cara menyampaikan pesan dengan perlahan-lahan.
  • Menurut bentuk isinya, yaitu: metode informatif, persuasif, edukatif, koersif
  1. Memilih media komunikasi.

Dapat menggunakan satu media atau gabungan beberapa media yang sesuai dengan kebutuhan.

Strategi Komunikasi yang Efektif danEfisien (bisnis)

  1. Analisis isu dan peran komunikasi: Bagaimana menganalisis masalah?

Sebelum mengembangkan strategi komunikasi, Anda harus mengetahui dengan jelas permasalahan yang dihadapi serta bagaimana komunikasi dapat memberikan kontribusi pemecahannya.

  1. Memilih target audiensi dan pihak terkait: Siapa yang ingin Anda sasar?

Sebelum mengembangkan komunikasi, Anda harus mengetahui target grup yang ingin disasar.Anda bisa melakukan riset dengan berbagai metode untuk mengetahui tentang target grup ini.

  1. Menentukan target komunikasi: Efek apa yang ingin dicapai?

Dalam proyek apapun ada target komunikasi yang berbeda. Target komunikasi ini haruslah SMART (Specific, Measurable, Acceptable, Realistic, Time related).

  1. Mengembangkan strategi dan memilih partner: Bagaimana mengembangkan strategi?

Strategi komunikasi menentukan bagaimana organisasi Anda berusaha mencapai target komunikasi. Strategi menggambarkan pilihan mendasar tentang pendekatan yang akan diterapkan.

  1. Menentukan pesan: Apa yang akan dikomunikasikan? Apa pesannya?

Pertukaran pesan merupakan proses komunikasi utama. Oleh karenanya, merumuskan pesan yang baik sangat penting bagi sukses tidaknya sebuah komunikasi. Pesan mencerminkan apa yang Anda inginkan dari target grup untuk mengetahui, merasakan atau melakukan sesuatu hal.

  1. Menentukan alat komunikasi: Bagaimana menyampaikan pesan?

Alat komunikasi terkait dengan grup target. Dalam tahap perencanaan komunikasi strategis, Anda memilih ‘alat’ untuk menyampaikan pesan pada grup target.

Alat komunikasi bisa membuat pesan yang dapat terlihat ataupun terdengar oleh target. Alat komunikasi memiliki efek yang kuat pada efektivitas komunikasi, karena membentuk kaitan antara Anda dengan target grup.

  1. Mengatur komunikasi dan pengarahan partner: Siapa melakukan apa? Bagaimana mengatur usaha komunikasi Anda?

Agar komunikasi Anda efektif, kesepakatan tergantung pada organisasi. Tugas dan tanggungjawab divisi yang jelas, sangat diperlukan bagi tim komunikasi, agar bisa sukses. Jika prasyarat ini tidak terpenuhi, maka akan mengganggu tenggat waktu, serta aktivitas tim jadi tidak jelas koordinasinya.

  1. Perencanaan aktivitas: Bagaimana merencanakan kegiatan komunikasi?

Anda perlu mengembangkan rencana kegiatan yang penting untuk merealisasikan tujuan komunikasi. Sudut pandang skematis yang jelas akan berjalan baik, khususnya siapa yang mengerjakan apa dan kapan. Terkadang Anda perlu membuat dua rencana: satu untuk aktivitas persiapan komunikasi, satu lagi untuk tahap pelaksanaan komunikasi.

  1. Anggaran  Komunikasi: Berapabiayanya? Bagaimana anggaran komunikasi?

Jika Anda dapat menentukan bagaimana membelanjakan anggaran yang terbatas untuk tujuan terbaik, itu merupakan sebuah keputusan strategis yang penting.

Masukkan anggaran komunikasi dalam program Anda dan proyek akan membantu menjamin bahwa Anda tidak akan gagal. Ada aksioma penting untuk dipertimbangkan: Kualitas Komunikasi – Waktu – Uang, semuanya saling terkait.

10.Pengawasan dan evaluasi: Bagaimana kita menyelesaikan proyek? Bagaimana mengevaluasi komunikasi?

Mengevaluasi komunikasi merupakan langkah yang sangat penting. Sebaiknya evaluasi bertujuan untuk mengakses hasil atau efek usaha komunikasi Anda selama masa persiapan, pembaruan, serta implementasi.

 

Diambil dari mata kuliah Ilmu Komunikasi, oleh dosen Drs Jumroni, M.Si
Post by; Suhartono PN

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *